Senin, 18 Januari 2016

Bayi Tabung Dalam Hukum Islam

BAYI TABUNG DALAM HUKUM ISLAM

Bayi Tabung merupakan salah satu masalah kontemporer dan aktual yang masih banyak dipertanyakan status hukumnya, sehingga perlu ada penjelasan secukupnya.
Bayi tabung ini mencuat ke permukaan karena adanya keinginan dari banyak pasangan suami istri karena satu hal dan yang lainnya yang tidak bisa mempunyai keturunan, sedang mereka sangat merindukannya, dan bayi tabung ini adalah salah satu alternatif yang bisa ditempuh untuk mewujdkan impian mereka tersebut.
Enseminasi buatan adalah: proses yang dilakukan oleh para dokter untuk menggabungkan antara sperma dengan sel telur, seperti dengan cara menaruh keduanya di dalam sebuah tabung, karena rahim yang dimiliki seorang perempuan tidak bisa berfungsi sebagaimana biasanya. ( DR. Husen Muhammad Al Malah, Al Fatwa, Nasyatuha wa Tathowuruha, Ushuluha wa Tadhbiqatuha, Beirut, Al Maktabah Al Ahriyah, 2001, 2/ 868 )
Yang perlu diperhatikan terlebih dahulu bagi yang ingin mempunyai anak lewat bayi tabung, bahwa cara ini tidak boleh ditempuh kecuali dalam keadaan darurat, yaitu ketika salah satu atau kedua suami istri telah divonis tidak bisa mempunyai keturunan secara normal. ( Ali bin Nayif As Syahud, Al Fatwa Al Mu'ashirah fi al Hayah Az Zaujiyah : 10/ 301 )
Menurut sejumlah ahli, inseminasi buatan atau bayi tabung secara garis besar dibagi menjadi dua menurut al-Majma' al-Fiqhi al- Islami ( Rabitahoh a l'Alam al Islami ) , Daurah ke 7, tanggal 11-16 Rabi ul Akhir 1404, dan Daurah ke-8 di Mekkah, tanggal 28 Rabi' ul Awal – 7 Jumadal Ula 1405 / 19-27 Januari 1985
Pertama : Pembuahan di dalam rahim. Bagian pertama ini dilakukan dengan dua cara :
Cara pertama : Sel sperma laki-laki diambil, kemudian disuntikan pada tempat yang sesuai dalam rahim sang istri sehingga sel sperma tersebut akan bertemu dengan sel telur istri kemudian terjadi pembuahan yang akan menyebabkan kehamilan. Cara seperti ini dibolehkan oleh Syari'ah, karena tidak terjadi pencampuran nasab dan ini seperti kehamilan dari hubungan seks antara suami dan istri.
Cara kedua : Sperma seorang laki-laki diambil, kemudian disuntikan pada rahim istri orang lain, atau wanita lain, sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan. Cara seperti ini hukum haram, karena akan terjadi percampuran nasab. Kasus ini serupa dengan adanya seorang laki-laki yang berzina dengan wanita lain yang menyebabkan wanita tersebut hamil.
Kedua : Pembuahan di luar rahim. Bagian kedua ini dilakukan dengan lima cara :
Cara pertama : Sel sperma suami dan sel telur istrinya diambil dan dikumpulkan dalam sebuah tabung agar terjadi pembuahan. Setelah dirasa cukup, maka hasil pembuahan tadi dipindahkan ke dalam rahim istrinya yang memiliki sel telur tersebut Hasil pembuahan tadi akan berkembang di dalam rahim istri tersebut, sebagaimana orang yang hamil kemudian melahirkan ana yang dikandungnya. Bayi tabung dengan proses seperti di atas hukumnya boleh, karena tidak ada percampuran nasab. ( Dar al Ifta' al Misriyah, Fatawa Islamiyah : 9/ 3213-3228 )
Cara kedua : Sel sperma seorang laki-laki dicampur dengan sel telur seorang wanita yang bukan istrinya ke dalam satu tabung dengan tujuan terjadinya pembuahan. Setelah itu, hasil pembuahan tadi dimasukkan ke dalam rahim istri laki-laki tadi. Bayi tabung dengan cara seperti ini jelas diharamkan dalam Islam, karena akan menyebabkan tercampurnya nasab.
Cara ketiga : Sel sperma seorang laki-laki dicampur dengan sel telur seorang wanita yang bukan istrinya ke dalam satu tabung dengan tujuan terjadinya pembuahan. Setelah itu, hasil pembuahan tadi dimasukkan ke dalam rahim wanita yang sudah berkeluarga. Ini biasanya dilakukan oleh pasangan suami istri yang tidak mempunyai anak, tetapi rahimnya masih bia berfungsi. Bayi tabung dengan proses seperti ini jelas dilarang dalam Islam.
Cara keempat : Sel sperma suami dan sel telur istrinya diambil dan dikumpulkan dalam sebuah tabung agar terjadi pembuahan. Setelah dirasa cukup, maka hasil pembuahan tadi dipindahkan ke dalam rahim seorang wanita lain. Ini jelas hukumnya haram. Sebagian orang menamakannya " Menyewa Rahim ".
Cara kelima : Sperma suami dan sel telur istrinya yang pertama diambil dan dikumpulkan dalam sebuah tabung agar terjadi pembuahan. Setelah dirasa cukup, maka hasil pembuahan tadi dipindahkan ke dalam rahim istri kedua dari laki-laki pemilik sperma tersebut. Walaupun istrinya pertama yang mempunyai sel telur telah rela dengan hal tersebut, tetap saja bayi tabung dengan proses semacam ini haram, ( Majma' al Fiqh Al Islami, Munadhomah al Mu'tamar al Islami, Mu'tamar ke-3 di Amman tanggal 8-13 Shofar 1407 – Majalah Majma' al Fiqh al Islami, edisi : 3 : 1/515-516 ) hal itu dikarenakan tiga hal :
1-Karena bisa saja istri kedua yang dititipi sel telur yang sudah dibuahi tersebut hamil dari hasil hubungan seks dengan suaminya, sehingga bisa dimungkinkan bayi yang ada di dalam kandungannya kembar, dan ketika keduanya lahir tidak bisa dibedakan antara keduanya, tentunya ini akan menyebabkan percampuran nasab yang dilarang dalam Islam.
2-Seandainya tidak terjadi bayi kembar, tetapi bisa saja sel telur dari istri pertama mati di dalam rahim istri yang kedua, dan pada saat yang sama istri kedua tersebut hamil dari hubungan seks dengan suaminya, sehingga ketika lahir, bayi tersebut tidak diketahui apakah dari istri yang pertama atau istri kedua.
3-Anggap saja kita mengetahui bahwa sel telur dari istri pertama yang sudah dibuahi tadi menjadi bayi dan lahir dari rahim istri kedua, maka masih saja hal tersebut meninggalkan problem, yaitu siapakah sebenarnya ibu dari bayi tersebut, yang mempunyai sel telur yang sudah dibuahi ataukah yang melahirkannya ? Tentunya pertanyaan ini membutuhkan jawaban. Dalam hal ini Allah swt berfirman : " Ibu-ibu mereka tidaklah lain hanyalah wanita yang melahirkan mereka " ( Qs Al Mujadilah : 2 )
Kalau kita mengikuti bunyi ayat di atas secara lahir, maka kita akan mengatakan bahwa ibu dari anak yang lahir tersebut adalah istri kedua dari laki-laki tersebut, walaupun pada hakekatnya sel telurnya berasal dari istrinya yang pertama.
Dari ketiga alasan di atas, bisa disimpulkan bahwa proses pembuatan bayi tabung yang sel telurnya berasal dari istri pertama dan dikembangkan dalam rahim istri kedua, hukumnya tetap haram karena akan menyebakan percampuran nasab sebagaimana yang dijelaskan di atas.
Perlu menjadi catatan di sini bahwa bayi tabung telah berkembang pesat di Barat, tetapi bukan untuk mencari jalan keluar bagi pasangan suami istri yang tidak bisa mempunyai anak secara normal, tetapi mereka mengembangkannya untuk proyek-proyek maksiat yang diharamkan di dalam Islam, bahkan mereka benar-benar telah menghidupkan kembali pernikahan yang pernah dilakukan orang-orang jahiliyah Arab sebelum kedatangan Islam, yaitu para suami menyuruh para istri untuk datang kepada orang-orang yang mereka anggap cerdas dan pintar atau pemberani agar mereka mau menggauli para istri tersebut dengan tujuan anak mereka ikut menjadi cerdas dan pemberani. Hal sama telah dilakukan di Amerika dimana mereka mengumpulkan sperma orang-orang pintar dalam bank sperma, kemudian dijual kepada siapa yang menginginkan anaknya pintar dengan cara enseminasi buatan dan bayi tabung. ( DR. Muhammad Ali Bar, At Talqih As Sina'i wa Athfal Al Anabib dalam Majalah al-Majma' al-Fiqh al- Islami, edisi 2 : 1/ 269 )
Mudah-mudahan umat Islam dijauhkan dari hal-hal yang diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan memilih cara enseminasi buatan ini hanya dalam keadaan sangat darurat, itupun pada bagianyang dibolehkan saja sebagaimana yang telah diterangkan di atas. Wallahu A'lam.



Kamis, 14 Januari 2016

Tips Mencari Bahan Stand Up Comedy

Biasanya Para Comic ada yang kesusahan mencari Ide bahan yang tepat untuk menapilkan Stand Up Comedy yang akan di bawakan di atas Panggung, Ini adalah tips untuk mencari bahan stand up comedy.

Langsung kita sikat saja gan.. Cekidot

1.Pengalaman Pribadi 
Coba Flash back ke masa lalu anda, coba ingat kejadian lucu apa yang pernah anda alami dengan teman atau keluarga anda. Bawakan dengan sesantai mungkin seolah olah anda bercerita dengan teman anda.  Ini akan berhasil jika anda membawakan nya dengan cara yang aneh.
Untuk sekedar ngetes cerita anda lucu apa gak, coba cerita ke teman anda jika sedang santai atau kumpul bareng temen” pas lagi di cafĂ©, kalau respon nya bagus bawakan juga diatas panggung.

2. Cari hal yang tidak masuk akal, tapi lucu
Banyak sekali hal yang tidak masuk akal yang mampu memancing tawa, contohnya ;

“ Kalau bikin Video Harlem Shake di Kolam renang atau Hutan itu sudah biasa, coba deh lu bayangin ada Nenek-nenek yang bikin video Harlem Shake, mereka joget sambil bawa Gayung sekaligus Embernya , yang lebih parah medan nya di atas Genteng lagi “ aneh juga kan ??.

3. Dari Tampang 
Berbangga lah anda yang memiliki wajah yang kurang bagus, jelek atau bahasa kasarnya Ancur banget. Karena kekurangan dari diri kita bisa menjadi sesuatu hal yang lucu. Contoh ;

“Gw bersyukur banget di beri wajah yang ganteng dari Tuhan, yang bikin gw gak suka tu kenapa yang naksir gw cowok MA(Sensor)O semua”

“Punya wajah jelek kayak Gw ini susah dapet pacar sob, gmna enggak setan Muka Rata aja lari liat tampang gw apa lagi Cewek”.

4. Cari Topik yang sedang Trend
Tidak ada salah nya anda mencari berita di Televisi atau Koran (Bagi yang gak punya TV), ada banyak sekali bahan yang bias anda peroleh dari media tersebut. Biasanya berita Inpoteimen dunia artis yang paling digemari . Point ini juga termasuk Iklan TV. Contoh : 

“Ada iklan Sabun Cuci berslogan Berani kotor itu Baik, ya Iyalah coba slogan nya Berani kotor itu gak baik, pasti gak bakalan laku Prodak nya”.

Cara membuat materi Stand up Comedy

Kemampuan menulis materi stand up comedy adalah hal paling dasar yang harus dimiliki seorang stand up comedian, materi inilah nantinya yang akan menjadi senjata utama seorang comic di atas panggung. Seorang stand up comedian harus menulis materi, karena stand up comedy bukanlah menceritakan cerita lucu, tapi membawakan sebuah opini, yang berasal dari sebuah hal yang dilihat dari sudut pandang komedi. Sebuahjoke dalam stand up comedy dikenal dengan istilah Bit. Secara struktur, Bit terdiri dari 2 komponen utama, yaitu Setup (bagian pengantar sebuah joke) dan Punchline (bagian yang membuat orang tertawa). Setup adalah bagian yang memang bukan untuk membuat orang tertawa, tapi Setup diperlukan sebagai penghubung untuk menggiring perhatian audiens menuju Punchline yang akan dilempar. Jadi bisa dibilang, Setup inilah yang pada akhirnya akan menjadi alasan audiens, kenapa Punchline-nya terdengar lucu.
 
Contoh sebuah Bit dalam stand-up comedy adalah sebagai berikut:
 
Setup:
Gua ngerasa, sejak ada kamera digital, cewe-cewe tuh jadi suka bikin kesel kalo minta difotoin, tiap abis difotoin, selalu minta diulang
 
Punchline:
Alasannya selalu sama.. "kayanya pipi aku keliatan gendut deh.."
 
 
Joke di atas merupakan contoh sebuah Bit sederhana, yang lucunya juga mungkin sederhana. Kenapa sederhana? karena kita masih bisa menambahkan Punchlinekedua, ketiga dan seterusnya untuk memperkuat joke tersebut. Jadi yang tadinya penonton tertawa hanya sekali, bisa jadi dua kali atau tiga kali, bahkan jika sudah pada level yang sangat lucu, audiens biasanya bukan hanya tertawa, tapi juga memberikan tepuk tangan. Teknik ini biasa disebut double punchlines.
 
Berikut adalah contoh penguatan Punchline untuk joke di atas:
 
Setup:
Gua ngerasa, sejak ada kamera digital, cewe-cewe tuh jadi suka bikin kesel kalo minta difotoin, tiap abis difotoin, selalu minta diulang
 
Punchline 1:
Alasannya selalu sama.. "kayanya pipi aku keliatan gendut deh, bisa diulang ga?..".
 
Punchline 2:
Gua curiga cewe-cewe kaya gini, kalo foto rontgen juga minta diulang. Alasannya sama.. "dok, kayanya tulang belikat aku gendut deh, bisa diulang ga?"
 
Bit yang kedua terasa lebih kuat Punchline-nya, karena ada penambahan penekanan pada Punchline, yang membuat keresahan si comic jadi lebih tergambarkan dengan jelas. Secara tidak langsung, audiens menjadi lebih merasakan kekesalan si comic terhadap perempuan yang dia ambil fotonya, hal ini yang akan membuat audiens kembali tertawa bahkan bisa lebih keras dari Punchline yang pertama, karena ia merasa dibombardir oleh Punchline yang berurutan dan saling terkait.
 
Tipe joke di atas adalah tipe joke observational, dimana comic membahas tentang hal yang terjadi di sekelilingnya dalam kehidupan sehari-hari. Saya termasuk comic yang menyukai tipe joke seperti ini, karena saya merasa joke observational lebih terasa dekat dengan audiens, karena mereka pasti pernah mengalami hal yang sama. Ketika mereka tertawa, maka kita bersama-sama menertawakan diri kita sendiri, dan itu sangatlah menyenangkan.
 
Dalam mencari ide, saya biasanya selalu membawa sebuah notes kemanapun saya pergi. Bentuknya bisa buku atau smartphone. Ini berguna untuk mencatat apapun yang tiba-tiba saya temui dan sekiranya menurut saya itu bisa menjadi sesuatu hal yang lucu jika dibahas. Istilahnya, saya mencatat Premis-nya dulu, belum joke-nya. Joke-nya bisa dikembangkan saat saya memikirkan lebih jauh lagi tentang Premis tersebut. Kalau dari contoh Bit di atas, Premisnya adalah "Sejak ada kamera digital, cewe itu jadi ngeselin kalo minta difotoin". Premis adalah sebuah dasar pemikiran atau bisa juga berupa opini, sementara joke yang saya buat akan menjadi alasan kenapa saya memiliki pemikiran seperti itu.
 
Sebetulnya masih banyak teknik-teknik lain dalam menulis materi komedi, namun menurut saya, Setup dan Punchline adalah kunci utama sebuah joke. Jadi untuk awal, hal inilah yang perlu dibuat sematang mungkin, nanti dengan perlahan teknik lainnya bisa menyusul dan dipelajari sambil jalan. Karena kalau menurut saya, percuma tekniknya macam-macam kalau Punchline-nya tidak lucu :p

Tips Menjadi Stand up Comedy

Jadi comic/stand up comedian itu menurut gue gak asal ngomong di depan panggung terus lucu terus dapat tepuk tangan. Kalau ngomong soal lucu, Sule juga lucu. Stand up comedy gak asal bikin tertawa penonton, tapi juga ngasih pesan moral ke penonton. Sejauh ini stand up comedian yang keren banget yang pernah gue tonton itu Ge Pamungkas. Do'i stand up dua jam lebih, banyak pesan moral yang disampaikan, gue pengin banget jadi comic kayak dia, cuman kurang ganteng doang.

Ya wes, gak usah kebanyakan basa-basi. Gue mau bagi-bagi tips buat kamu yang pengin jadi stand up comedian, terutama yang baru nyoba. Bukannya apa-apa sih, gue cuman pengin berbagi apa yang gue tau.

1. Tulis materi

Semua comic pasti tulis materi, Pandji, Ernest Prakasa, Gue juga nulis materi sebelum tampil. Tujuannya biar kita gak blank di atas panggung, tau dimana mau opening dan kapan mau closing. Semuanya bakal keliatan rapi kalau materinya ditulis dulu.

Banyak comic baru yang gak nulis materi gara-gara punya pemikiran kalau stand up comedy itu asal ngelucu depan panggung. Stand up comedy itu beda sama komedi lainnya.

2. Jangan try to be funny

Ini juga yang membedakan stand up comedy dengan komedi lainnya, stand up comedy itu gak try to be funny (mencoba untuk lucu). Pake kostum badut, lempar-lempar tepung, dll. Memang sih, biasanya kalau baru nyoba kemungkinan besar try to be funny, sebelum terlambat gue saranin jangan. Bikin penonton ketawa gara-gara apa yang kita omongkan, jangan ketawa gara-gara kelakuan gak jelas kita diatas panggung.

3. Jangan pakai materi orang.

Materi harus 100% bikinan sendiri, gak boleh ngambil punya comic yang udah ada atau ngambil di internet "Kumpulan cerita lucu" dll. Kemungkinan sama dengan materi orang lain itu ada, kalau kata Raditya Dika, sama itu gak papa, asal gak disama-samain. Tapi, kalau ada yang bilang "Wah, materi lo sama kayak punya si Pandji". Kamu gak usah ngeyel, bikin materi baru lagi, kalah cepet itu namanya.

4. Jadi diri sendiri

Setau gue, comic yang paling banyak ditiru itu Raditya Dika, Kemal, Ge Pamungkas, Fico. Ditiru dari segi materi, pembawaan, pokoknya mirip banget lah. Saran gue, jangan niru karakter yang udah ada. Dari lahir kita diciptakan berbeda-beda.

5. Jangan pernah puas

Kalau udah tulis materi, gak try to be funny, gak pakai materi orang lain, jadi diri sendiri . Jangan puas dulu, kita gak akan pernah belajar kalau kita cepat merasa puas. Masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki. Bisa jadi penampilan pertama pecah, tapi penampilan kedua garing. Latih terus..

6. Banyakin jam terbang

Ngelatih itu bisa pas lagi di kost, nyetir mobil, atau pas lagi nongkrong di WC. Tapi, jam terbang itu cuma bisa didapetin di panggung openmic.

Openmic itu panggung uji  materi buat comic baru atau comic yang udah lama. GRATIS! Jangan mau kalau disuruh nonton openmic bayar, atau bayar buat tampil di panggung openmic. Jangan pernah berharap kalau openmic itu pasti lucu, ada yang lucu, ada juga yang gak lucu. Namanya juga gratis + uji materi. Kalau stand up show itu si comic dibayar, atau penonton yang bayar buat nonton comic. dan pasti comicnya lucu. Masih banyak yang belum bisa bedain mana openmic dan mana stand up show.

Banyakin jam terbang itu kita bisa tau, dimana letak kesalahan kita. Kurang intonasi, atau kurang yang lainnya. Comic yang udah terkenal juga openmic loh, kayak Pandji, Ernest dll. Intinya sih, kita gak bakal tau kualitas materi kita kalau gak di openmic kan.

7. Ikut komunitas itu perlu

Kalau menurut gue sih ikut komunitas itu wajib, kamu bisa gabung komunitas stand up comedy di kota kamu. Kalau gue ikut di stand up Indo Malang hehe. Ikut komunitas itu enak.

Pertama: Kita bakal dikasih masukan sama comic yang udah pengalaman. Kurangnya dimana, dll. Kalau gak ikut komunitas kita pasti gak ada yang evaluasi.

Kedua: Dapet jatah manggung. Kalau ada tawaran job kemungkinan (Kalau lucu), bakal dapet job. Seneng loh, udah dapet pahala bikin orang ketawa, dapet duit juga.

Ketiga: Tampil di stand up nite. Foto gue di atas tadi, itu stand up nite 2 Malang. Stand up nite itu acara komunitas yang isinya full stand up comedy. Kalau stand up show biasa kan kita diundang buat ngisi diacara tertentu. Jarang-jarang comic bisa tampil di panggung stand up nite, karena yang tampil comic-comic terpilih di komunitas